Rabu, 20 Juli 2011

APA SICH PACARAN ITU ?

I. Pendahuluan
Berpacaran . . . . ? Satu kata yang terkesan indah dan bermakna romantis. Sudah terbayang kesan kedua insan makhluk yang namanya manusia sedang memadu kasih. Katanya menyenangkan bagi yang dilanda cinta dan terasa tragis / mungkin terasa menyedihkan bagi yang memutuskannya. Apakah Anda semua sudah mengalaminya ? Atau anda pernah mencobanya ? atau belum merasakan/ melakukan sama sekali ?

Banyak sekali remaja berpacaran yang berpandangan bahwa kalau tidak pacaran berarti tidak gaul dan ketinggalan jaman. Ada juga yang bilang pacaran karena mengikuti tren. Ada lagi yang pacaran karena teman. Pacaran yang model seperti ini biasanya dianut karena teman-temannya sudah pacaran. Adapun bagi yang belum pernah mengalami berpacaran,sering muncul pertanyaan seperti ini ,” ngapain saja sih yang dilakukan oleh orang yang pacaran itu ? “

Remaja yang lagi punya dorongan seksual yang tinggi ,rasa keingintahuan yang besar, didukung dengan pengaruh bacaan, internet dan film-film berbau porno, membuat para remaja semakin penasaran dan biasanya ada yang melakukan coba-coba beraktivitas seksual dengan sang pacar. Sebenarnya bahaya tidak sih gaya pacaran yang seperti itu ? dan apa akibatnya dari gaya pacaran yang seperti itu ?

II. Materi Inti :
A. Pengetian Pacaran
Yang dikatakan pacaran yang menyimpang itu adalah pacaran yang melampaui batas atau pacaran yang melanggar norma-norma atau nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat sekitar / lingkungan dimana ia tinggal. Misalnya melakukan hubungan badan atau seksual di luar nikah.
Hal ini dilakukan dengan banyak alasan, misalnya karena ingin membuktikan cintanya, apapun akan dilakukan demi orang yang dicintainya.
Sebenarnya pacaran tidak harus disertai dengan hal-hal yang negatif,karena bisa mengakibatkan hal-hal yang buruk bagi orang tersebut. Sekali saja remaja melakukan hubungan seksualitas dengan lawan jenisnya, maka pengalaman pertama kesenangan /kenikmatan hubungan badan itu akan membekas atau terekam/tersimpan didalam otaknya. Dia akan mencoba lagi, lagi dan lagi. Sama seperti orang yang mencoba narkoba,sekali coba dia akan mencoba lagi,dan kahirnya kecanduan. Bila ada kesempatan dia akan mencari dan menggunakannya.

Jika remaja ingin membuktikan rasa cintanya, bisa ditunjukkan dengan perhatian dan rasa sayang pada pasangannya. Pacaran tidak harus disertai dengan pegangan tangan atau ciuman bibir serta mojok ditempat-tempat yang sepi.Karena bermula dari hal itulah akan bisa mengarah pada hal-hal yang lainnya ( kreatifitas seksual ). Dan jika sudah terlanjur melangkah terlalu jauh nanti anda sendiri yang akan menanggung akibatnya. Dan biasanya hal ini bisa terjadi karena adanya kesempatan, Karena adanya kesempatan muncullah niat, tidak ada niat, kalau ada kesempatan maka niat itu akan muncul, misalnya sering berduaan mojok di tempat-tempat yang sepi, di dalam kamar kost tanpa ada fihak ketiga ,karena merasa bebas hanya mereka berdua dan bermula hanya memegang tangan, didukung dengan rasa keingintahuannya yang besar, ia merasa aman karena tidak ada orang yang melihat , apa yang terjadi mungkin saat itu bagi manusia yang normal yang benar-benar di mabuk oleh cintanya ? Penyebab yang lain adalah pakaian yang kurang sopan / mungkin karena mengikuti mode, rok pendek di atas lutut, ketat, baju / kaos ketat hingga memunculkan buah dadanya serta potongan baju/kaos di atas pusar sehingga kelihatan pusar atau pinggungnya. Dari hal-hal itulah membuat dan menyebabkan sang cowok terangsang.

B. Sebab-Sebab Remaja Melakukan Pacaran Yang Menyimpang .
Adapun sebab-sebabnya adalah sebagai berikut :
1. Keluarga ( terutama Bapak dan Ibu ) yang gagal melaksanakan perannya sebagai pembentuk kepribadian yang utama dan pertama.
Anak kurang mendapat perhatian dan kasih sayang, anak merasa tidak nyaman dan tidak mendapatkan kehangatan,sehingga ia mencari orang lain untuk mendapatkan semua itu dan kebanyakan ia mendapatkan semua itu dari yang dicintainya ( pacar) ,karena ia tidak ingin kehilangan semua itu ia rela menyerahkan segalanya yang ia miliki.

2. Komunikasi antara orang tua dan anak yang tidak sehat
Banyak sekali remaja yang menarik diri dari keluarganya,karena ketidaktahuan orang tua bagaimana cara mendengar cerita anak tanpa tanpa memberikan penilaian,kritik,dan saran

3. Cara mengasuh dan mendidik yang kurang tepat.
- Sangat melindungi atau memanjakan anak bahkan ketika anak berbuat salah.
- Hanya memberikan kepuasan materi / lahiriah saja.
- Sangat menguasai anak ( otoriter ) dan memperlakukan anak dengan keras ( disiplin yang ketat ).

4. Orang tua Matrealistik
Orang tua yang cinta harta terlalu berlebihan sehingga mengabaikan nilai-nilai agama. Keadaan ini menyebabkan remaja menyadarkan kegundahan hatinya pada orang yang kurang bertanggung jawab . Remaja ini akan menjadi remaja yang hedonis ( hidup hura-hura, yang penting senang dan menghalalkan segala cara ).

5. Pengaruh Lingkungan.
Pengaruh merusak dari luar rumah ditambah dengan hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua, menyebabkan remaja berperan ganda,misalnya : Ada sebagian orang tua yang tidak tahu atau tidak peduli / tidak mau tahu kalau anak gadisnya menjadi penjaja seks.

C. Akibat Pacaran Yang Menyimpang
Pacaran yang menyimpang dapat mengakibatkan hal-hal buruk seperti berikut ini :
1. Hamil di luar nikah di usia muda
Seks kebanyakan dijadikan bahan uji coba oleh remaja dan salah satu hasilnya adalah hamil di luar nikah ketika usia muda. Dan jika hal ini sudah terlanjur terjadi maka bisa berakibat :
 Ayah,ibu dan keluarga besarmu akan merasa malu karena tidak berhasil mendidik anak.
 Remaja putri akan menanggung resiko yang mengancam jiwanya.
 Kemungkinan melahirkan bayi prenatur ( berat badan dibawah 2,5 kg) atau keguguran.
 Proses kelahiran yang sulit
 Gangguan kejiwaan karena belum siap menerima kehamilan yang tidak direncanakan ( malu, takut, cemas, dan tertekan karena omongan orang lain ).
 Kesempatan sempit untuk memperoleh pendidikan dan ketrampilan yang diperlukan untuk masa dewasa ( ijasah untuk mencari pekerjaan ) atau persiapan untuk menjadi ayah atau ibu.

2. Pernikahan Dini
Jika sudah terlanjur hamil bagaimanapun juga harus menikah,supaya bayi yang ada dalam kandungan lahir berayah,tetapi apakah menikah berarti menyelesaikan masalah ? Remaja yang emosinya masih labil ,sebetulnya belum siap secara psikologis untuk menjadi orang tua. Dan ini bisa mengarahkan ke perceraian.

3. Aborsi
Jika masih ingin melanjutkan sekolah, menjaga harga diri atau menjaga imej, sudah pasti pinginkan jalan pintas yaitu aborsi biar tidak malu-maluin keluarga dan harga diri. Tetapi apa benar aborsi jalan yang terbaik ? Remaja putri tidak memikirkan kalau aborsi itu bisa menyebabkan infeksi kalau peralatannya tidak steril,menyebabkan kangker rahim, juga kemandulan bisa terjadi karena aborsi dan yang paling parah bisa menyebabkan kematian kalau tidak dilakukan secara benar. Secara kejiwaan aborsi bisa menimbulkan depresi berat dan rasa bersalah / berdosa yang menjadi beban seumur hidupnya.

4. Resiko Tertular PMS.
PMS singkatan dari penyakit menular seksual ,seperti kencing nanah ( GO), sipillis, kutil kelamin,hepatitis,bahkan HIV/AIDS. PMS ini mungkin terjadi kalau ternyata pacar anda suka gonta ganti pasangan, terutama sering melakukan hubugan seksual dengan orang yang beresiko tinggi( PSK, pengguna narkoba dengan jarum suntik ) tanpa menggunakan pengaman ( kondom ). Buat yang cowok ,PMS ini mudah diketahui karena alat kelaminnya di luar sehingga langsung dapat diobati. Sedangkan buat yang anak putri ,PMS baru ketahuan kalau sudah parah karena organ produksinya berada di dalam , jadi sering kali terlambat untuk diobati. Resiko PMS ini salah satunya adalah menyebabkan kemandulan.

D. Cara Menghindari Pacaran Yang Menyimpang
Jika ingin terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam berpacaran ,maka perhatikan hal-hal berikut ini :
1. Tanamkan nilai agama pada diri anda,sehingga anda punya benteng /patokan ketika harus memilih apakah akan melakukan hubungan seks sebelum menikah / ketika masih pacaran atau tidak.

2. Bina hubungan yang baik dengan keluarga,sehingga anda akan merasa bahagia.

3. Beraktivitas yang positif,misalnya dengan rajin berolah raga atau khursus ketrampilan yang bisa menunjang prestasi

4. Hindari tempat yang sepi / menerima pacar di dalam kost .
( Berduaan bisa berbahaya, apalagi tempatnya gelap,hindari tempat atau suasana yang bisa mengundang perbuatan negatif)

5. Berani Bilang Tidak
Kalau pacar anda melakukan sesuatu yang tidak anda suka,apalagi menjurus kreativitas seksual, maka anda harus berani bilang tidak. Jangan takut kalau diancam putus, kita bisa tahu kalau dia bukan pacar yang baik.

6. Buat Kesepakatan
Buat anda yang sudah atau belum pacaran jika mau memulai sebuah hubungan, buat kesepakatan hal-hal apa yang masih bisa ditolerir untuk bisa atau tidak dilakukan, tanyakan sama sang pacar perilaku seperti apa yang bisa dia terima.

7. Jangan Asal Ngikut Trend
Kalau anda tahu itu bertentangan dengan nilai yang anda anut atau teman anda bilang “ deep kiss itu lagi heboh.” Terus anda juga penasaran pingin coba berdeep kissan dengan sang pacar, tanpa tahu konsekuensinya apa setelah ber- deep kiss ?

III. Penutup
A. Kesimpulan
Banyak remaja yang salah langkah atau pacaran yang melampaui batas yang sebelumnya mereka tidak memikirkan apa akibatnya bagi mereka nanti. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau penyimpangan dalam pacaran diperlukan informasi mengenai bahaya penyimpangan berpacaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar